Bekasi,HUMAS MEDIA – Banjir yang melanda Kota Bekasi, Jawa Barat, pada awal Maret 2025, mengakibatkan kerusakan parah dan melumpuhkan berbagai aktivitas di kota tersebut. Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah adalah Mall Mega Bekasi, sebuah pusat perbelanjaan besar yang menjadi salah satu ikon Kota Bekasi. Puluhan mobil terendam air, dan arus lalu lintas di sekitarnya terhenti total akibat banjir yang cukup tinggi.
Banjir yang terjadi di Kota Bekasi dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir. Sungai Citarum dan sejumlah saluran drainase di wilayah Bekasi tidak mampu menampung volume air yang terus meningkat, mengakibatkan luapan air yang membanjiri sejumlah kawasan pemukiman, perkantoran, dan pusat perbelanjaan.
Salah satu tempat yang paling terdampak adalah Mall Mega Bekasi, yang terletak di kawasan Bekasi Timur.
Pada pagi hari, hujan deras menguyur kota, dan dalam waktu singkat, air mulai masuk ke area parkir Mall Mega Bekasi.
Mobil-mobil yang terparkir di area bawah tanah mall terendam air dalam hitungan jam. Puluhan kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga kendaraan bermotor lainnya, tampak tenggelam lebih dari separoh fisik.
Para pengunjung yang hendak berbelanja atau melakukan aktivitas lainnya di mall pun harus menunda rencana mereka karena akses menuju mall terputus. Banjir ini menyebabkan kerugian material yang besar, terutama bagi pemilik kendaraan yang terendam air.
Bahkan, beberapa mobil dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat mesin yang terendam air dalam waktu lama.
Selain Mall Mega Bekasi, sejumlah ruas jalan utama di Kota Bekasi juga dilaporkan terendam. Arus lalu lintas macet total di berbagai titik, dan banyak kendaraan yang terjebak dalam banjir. Pemerintah Kota Bekasi dan pihak berwenang segera mengerahkan tim penyelamat untuk mengevakuasi warga yang terjebak serta melakukan pembersihan saluran drainase untuk mengurangi dampak banjir lebih lanjut.
Banjir ini juga mengganggu kegiatan ekonomi di Kota Bekasi. Banyak toko, restoran, dan kantor yang harus tutup sementara waktu karena kondisi cuaca yang tidak mendukung dan kerusakan fasilitas yang terjadi.
Warga yang tinggal di wilayah terendam juga harus dievakuasi dan dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Pemerintah Kota Bekasi telah mengeluarkan langkah-langkah tanggap darurat untuk menghadapi banjir ini.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi bekerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi dan memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak, seperti penyediaan makanan, tempat berlindung, serta penanganan medis bagi yang memerlukan.
Selain itu, pemerintah juga berupaya untuk memperbaiki infrastruktur drainase yang rusak agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Banjir yang melumpuhkan Kota Bekasi ini menjadi pengingat pentingnya persiapan terhadap bencana alam.
Pemerintah dan masyarakat harus lebih siap dalam mengantisipasi bencana seperti banjir, dengan memperbaiki sistem drainase dan pengelolaan air, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan agar dapat mengurangi risiko bencana serupa di masa depan.
Banjir yang melanda Kota Bekasi pada (4/3/2025) memberikan dampak besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Mall Mega Bekasi dan sejumlah area lainnya menjadi saksi betapa pentingnya penanganan banjir yang tepat dan cepat.
Semoga dengan perbaikan sistem pengelolaan air dan kesiapsiagaan bencana yang lebih baik, Kota Bekasi bisa lebih tangguh menghadapi ancaman banjir di masa depan.