Jakarta,HUMAS MEDIA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memprediksi bahwa kebutuhan ikan selama bulan Ramadan 2025 akan mencapai angka yang signifikan, yakni sekitar 1,64 juta ton.
Prediksi ini didasarkan pada analisis mendalam terhadap pola konsumsi masyarakat serta tren permintaan selama bulan suci yang identik dengan peningkatan konsumsi protein hewani, terutama ikan.
Bulan Ramadan merupakan periode di mana permintaan akan bahan pangan, terutama ikan, mengalami lonjakan. Konsumsi ikan tidak hanya penting sebagai sumber protein yang berkualitas, tetapi juga sebagai bagian dari tradisi kuliner masyarakat Indonesia selama Ramadan dan Lebaran.
Mengantisipasi hal ini, KKP melakukan kajian secara menyeluruh guna memastikan ketersediaan pasokan ikan yang memadai di pasar nasional. Prediksi Kebutuhan Ikan menurut analisis yang dilakukan, kebutuhan ikan nasional selama Ramadan 2025 diperkirakan mencapai 1,64 juta ton.
Prediksi ini mempertimbangkan beberapa faktor, antara lain:
•Peningkatan Konsumsi Masyarakat
Selama Ramadan, konsumsi ikan meningkat seiring dengan tradisi berbuka puasa yang kerap menyertakan hidangan ikan.
•Tren Pertumbuhan Ekonomi
Meningkatnya daya beli masyarakat memungkinkan peningkatan konsumsi produk-produk pangan berkualitas, termasuk ikan.
•Data Historis dan Proyeksi
Perbandingan data konsumsi dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan adanya kecenderungan kenaikan permintaan yang stabil.
Ketersediaan Stok dan Pengawasan
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, KKP melakukan pemantauan secara intensif terhadap stok ikan di seluruh Indonesia.
Lebih rinci, KKP telah menyediakan sebanyak:
• 6.512 ton ikan calang
•5.801 ton ikan tuna
•1.112 ton ikan layang,
•1.041 ton udang,
•999 ton ikan tongkol
• 429 ton cumi-cumi
• 305 ton ikan makarel,
•264 ton ikan kembung.
Beberapa langkah strategis yang telah ditempuh meliputi:
•Pemantauan Cold Storage
Pemeriksaan rutin pada gudang penyimpanan ikan di berbagai wilayah guna memastikan bahwa stok ikan dalam kondisi aman dan cukup.
•Diversifikasi Jenis Ikan
Prioritas diberikan pada komoditas ikan yang memiliki daya tahan simpan baik dan disukai masyarakat, seperti lemadang, kerapu, tuna, dan gabus.
•Koordinasi Antar Pihak
Kerjasama antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha perikanan dilakukan untuk memastikan distribusi ikan dapat berjalan lancar dari daerah produksi ke pasar-pasar lokal.
•Upaya Menjaga Stabilitas Harga
Selain memastikan ketersediaan pasokan, KKP juga fokus pada upaya menjaga agar harga ikan tetap stabil dan terjangkau selama bulan Ramadan.
Langkah-langkah yang dilakukan meliputi:
•Pengawasan Rantai Pasok
Memastikan bahwa rantai distribusi tidak mengalami hambatan yang bisa memicu lonjakan harga.
•Intervensi Pasar
KKP siap berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan intervensi jika terjadi spekulasi harga atau ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan.
•Sosialisasi dan Edukasi
Masyarakat diberikan informasi terkait pentingnya diversifikasi konsumsi ikan dan sumber-sumber ikan yang berkualitas serta terjangkau.
•Implikasi dan Harapan
Dengan prediksi kebutuhan ikan yang mencapai 1,64 juta ton, KKP berharap bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan dapat memastikan
•Ketersediaan Ikan yang Memadai
Masyarakat tidak akan mengalami kekurangan pasokan ikan selama Ramadan.
•Stabilitas Harga
Harga ikan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menikmati hidangan buka puasa tanpa khawatir terhadap kenaikan harga yang drastis.
Berikut harga rata-rata ikan di tingkat cold storage:
1. Ikan Cakalang: Rp 23.000/kg
2. Ikan Tuna: Rp 18.000/kg
3. Ikan Tenggiri: Rp 50.000/kg
4. Ikan Layang: Rp 22.000/kg
5. Ikan Tongkol: Rp 19.000/kg
6. Ikan Kembung: Rp 30.000/kg
7. Cumi-Cumi: Rp 54.000/kg
8. Ikan Bawal: Rp 45.000/kg
9. Ikan Makarel: Rp 18.000/kg
10. Udang: Rp 100.000/kg
11. Ikan Bandeng: Rp 25.000/kg
12. Ikan Gurame: Rp 30.000/kg
13. Ikan Nila: Rp 29.000/
Peningkatan Daya Saing Industri Perikanan
Melalui pengawasan dan koordinasi yang baik, sektor perikanan nasional diharapkan dapat tumbuh lebih kuat dan mampu memenuhi permintaan domestik maupun potensi ekspor.
Prediksi KKP tentang kebutuhan ikan selama Ramadan 2025 mencerminkan kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan permintaan di momen penting tersebut.
Dengan strategi pengawasan, koordinasi, dan upaya menjaga kestabilan harga, diharapkan pasokan ikan di pasar nasional tetap mencukupi dan terjangkau, mendukung kebutuhan gizi masyarakat selama bulan suci.