Bogor, HUMAS MEDIA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggandeng PT Pos Indonesia untuk menjaga stabilitas harga pangan murah di bulan Ramadan. Mentan Amran menegaskan kolaborasi dengan Pos Indonesia ini memungkinkan untuk menjaga distribusi pangan murah menjangkau hingga pelosok desa.
Kementan juga menggelar Operasi Pasar Pangan Murah di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Dengan 4.500 gerai PT Pos Indonesia, operasi pasar ini bisa menjangkau masyarakat luas, baik di kota maupun di daerah terpencil. Ini langkah konkret pemerintah untuk memastikan harga pangan tetap stabil menjelang Ramadan,” ujar Mentan Amran.
Pada tahap awal, Operasi Pasar digelar di 325 titik gerai PT Pos Indonesia, dengan rincian 215 titik di Pulau Jawa dan 110 titik di luar Pulau Jawa. Mulai 1 Maret 2025, cakupan operasi pasar akan diperluas dengan target menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Operasi ini berlangsung hingga 29 Maret 2025 (H-3 Idulfitri) dengan fokus pada lima komoditas utama, yaitu beras SPHP, minyak goreng Minyakita, gula konsumsi, bawang putih, dan daging kerbau beku.
Sementara, dalam kunjungan ke lokasi operasi pasar di Kantor Pos Kota Bogor dan Kantor Pos Kabupaten Bogor di Cibinong, Kamis, (27/02/2025) Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meninjau langsung stok dan harga bahan pangan yang tersedia.