Jakarta, HUMAS MEDIA – Pemerintah menyiapkan strategi agar perjalanan mudik Lebaran tahun 2025 aman dan nyaman. Kebijakan bekerja dari rumah (WFH) dan penyediaan sarana transportasi untuk mudik bareng menjadi strategi untuk menciptakan mudik aman dan nyaman.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Budi Raharjo mengungkapkan kesiapan instansinya menghadapi mudik Lebaran 2025. Menurutnya, lonjakan pemudik tahun ini menjadi perhatian utama karena jumlahnya mencapai 146 juta orang.
Budi menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sarana transportasi. Hal ini guna memastikan perjalanan mudik aman dan nyaman. “Kementerian Perhubungan telah memeriksa 30 ribu bus, 402 pesawat, 700 kapal, dan 2.500 rangkaian kereta api,” kata Budi dilansir RRI.
Budi menekankan bahwa penyebaran waktu keberangkatan pemudik menjadi strategi penting tahun ini. Menurutnya, pengaturan waktu mudik dilakukan agar tidak terjadi penumpukan pemudik pada hari tertentu menjelang Lebaran.
“Kami mendorong pemudik melakukan perjalanan lebih awal, didukung kebijakan WFH mulai 24 Maret 2025,” ujarnya.