Kolaborasi Lintas Kementerian
Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta ini berharap kompetisi TIK bagi penyandang disabilitas dapat terus berlanjut dengan skala lebih luas. Ia mendorong adanya kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga sektor swasta untuk memperkuat dampaknya.
“Ke depan, saya berharap kegiatan ini melahirkan lebih banyak talenta digital dari kalangan disabilitas. Mereka bisa menjadi role model bagi generasi berikutnya, sekaligus memastikan Indonesia benar-benar menuju pembangunan digital yang inklusif,” tuturnya optimistis.
Ajang ini sendiri akan berlangsung hingga 22 Agustus 2025, menghadirkan berbagai karya dan inovasi peserta yang dinilai oleh juri independen dari kalangan akademisi dan praktisi. Kegiatan akan ditutup oleh Menteri Komdigi, Meutya Hafid