Jakarta, HUMAS MEDIA – Toyota Motor Corporation mengumumkan investasi sebesar Rp 35 miliar untuk membangun stasiun pengisian bahan bakar hidrogen di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Toyota untuk mendukung transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia.
Stasiun pengisian ini akan dibangun di kawasan industri Karawang, Jawa Barat, dan diharapkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2025. Fasilitas ini akan menjadi yang pertama dari serangkaian stasiun pengisian hidrogen yang direncanakan Toyota untuk mendukung penggunaan kendaraan berbahan bakar hidrogen di Indonesia.
Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Hiroshi Kato, Direktur Utama Toyota Indonesia, menyatakan, “Investasi ini menunjukkan komitmen kami untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi karbon dan mempromosikan penggunaan energi bersih. Kami percaya bahwa hidrogen adalah salah satu solusi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.”
Kato juga menambahkan bahwa stasiun pengisian ini akan dilengkapi dengan teknologi terkini untuk memastikan keamanan dan efisiensi pengisian bahan bakar. “Kami ingin memastikan bahwa pengguna kendaraan hidrogen dapat menikmati pengalaman yang aman dan nyaman saat mengisi bahan bakar,” ujarnya.
Narasumber lainnya yakni, Dr. Rina Pratiwi, seorang pakar energi terbarukan dari Institut Teknologi Bandung, menyambut baik inisiatif Toyota ini. “Pengembangan infrastruktur hidrogen di Indonesia adalah langkah penting untuk diversifikasi sumber energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Ini juga membuka peluang baru untuk inovasi dan pengembangan teknologi di sektor energi,” kata Dr. Rina.
Pemerintah Indonesia juga menyatakan dukungannya terhadap proyek ini. Dalam pernyataan resminya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan bahwa inisiatif Toyota sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional yang menargetkan peningkatan penggunaan energi terbarukan hingga 23% pada tahun 2025.
Dengan investasi ini, Toyota berharap dapat mendorong adopsi kendaraan hidrogen di Indonesia, sekaligus berkontribusi pada pencapaian target emisi nol bersih yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Selain itu, proyek ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya.