Jakarta, HUMAS MEDIA – Menjelang Idulfitri, kebiasaan masyarakat dalam membeli perhiasan tetap bertahan. Namun, tren saat ini menunjukkan pergeseran selera, terutama di kalangan anak muda yang lebih menyukai perhiasan dengan sentuhan personal.
General Manager Frank & co, Rolly Soesanto, mengungkapkan bahwa permintaan terhadap perhiasan yang dapat dipersonalisasi semakin meningkat.
“Pada dasarnya, alasan seseorang memakai perhiasan selalu berkaitan dengan tiga hal utama, yaitu fungsi, estetika, dan personalisasi,” ujarnya pada Jumat (7/3/2025).
Menurutnya, meskipun perhiasan bersifat universal, preferensi setiap individu dalam memilihnya bisa sangat berbeda.
Lebih dari Sekadar Fashion, Perhiasan Punya Nilai Sentimental
Rolly menambahkan bahwa meski perhiasan sering dianggap sebagai bagian dari fashion, namun tidak bisa disamakan dengan tren pakaian yang cepat berubah.
“Fashion bisa berganti setiap musim, tetapi perhiasan memiliki makna yang lebih dalam. Bisa menjadi simbol status, hadiah untuk diri sendiri, atau memiliki nilai emosional tertentu,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa perhiasan kini tidak hanya sekadar pelengkap gaya, tetapi juga menjadi simbol cinta, hubungan, dan ekspresi diri bagi banyak orang.
Industri Perhiasan Beradaptasi dengan Tren Minimalis dan Teknologi
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita, menuturkan bahwa industri perhiasan mengalami perubahan besar akibat perkembangan gaya hidup, teknologi, dan tren pasar global.
Salah satu tren yang kini populer adalah desain minimalis serta penggunaan teknologi canggih seperti pencetakan 3D. Teknologi ini memungkinkan produsen menciptakan perhiasan yang tampak mewah tetapi tetap ringan dan nyaman digunakan.
“Perhiasan kini tidak lagi hanya untuk acara spesial, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Karena itu, desainnya terus berkembang, mengikuti permintaan pasar yang mengarah pada model yang lebih simpel, fungsional, dan elegan,” ujarnya, dikutip dari Antara.
Menurutnya, potensi industri perhiasan masih sangat besar karena didukung oleh kreativitas para perajin yang mampu berinovasi sesuai tren yang berkembang.
Dengan meningkatnya minat terhadap personalisasi dan desain minimalis, perhiasan tidak lagi sekadar aksesoris, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan ekspresi diri penggunanya.