Jemaah haji Tangerang Raya merasakan babak baru perjalanan ibadah ke Tanah Suci dari Asrama Haji Grand El Hajj Cipondoh
Tangerang, HUMAS MEDIA – Grand El Hajj Cipondoh, Kota Tangerang menjadi tonggak baru bagi para Jemaah haji tahun 2026. Warga Banten sudah tak perlu lagi melambung jauh ke asrama haji Pondok Gede, untuk perjalanan ke Tanah Suci.
Langkah para Jemaah haji Banten tahun ini memulai dari Kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Posisi strategis dan dekat dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Tentu saja, proses keberangkatan dan pemulangan dari asrama haji baru ini menjadi jauh lebih efisien.
“Alhamdulillah, ini menjadi momentum yang membahagiakan. Jemaah tidak perlu lagi ke Pondok Gede, sehingga pelayanan menjadi lebih dekat, mudah, dan nyaman,” ujar Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat mendampingi Gubernur Banten, Andra Soni, dalam pelepasan jemaah haji di Masjid Raya Al-Azhom, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Daftar Nama Pejabat Baru Pemkot Tangsel yang Dilantik
Tentang Grand El Hajj Cipondoh
Grand El Hajj berdiri dengan ekosistem fasilitas terpadu. Berbagai fasiitas muai dari kamar hunian nyaman, restoran, serta aula representatif berkapasitas 200 hingga 800 tamu.
Hal itu juga dilengkapi videotron untuk mendukung penyelenggaraan acara berskala profesional.
Grand El Hajj juga dilengkapi Area Manasik Haji yang dirancang sebagai experiential learning space terstandarisasi untuk simulasi manasik haji secara menyeluruh.
Loksi Grand El Hajj Banten dengan akses strategis, hanya sekitar 13 menit ke pintu tol terdekat. Kemudian 25 menit ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, serta 45 menit ke pusat Kota Jakarta melalui Tol Tangerang–Jakarta.
Perubahan Menuju Kesabaran
Bagi warga Banten, khususnya Tangerang Raya, kehadiran asrama haji di Cipondoh bukan sekadar tempat baru. Ini tentang menghemat tenaga, memangkas waktu, dan menjaga kondisi fisik jemaah sejak awal perjalanan ibadah.
Terlebih bagi mereka yang sudah lanjut usia, setiap langkah kini terasa lebih ringan.
“Kami berharap, perjalanan ini membawa perubahan menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih dekat kepada Allah SWT,” tuturnya.
Gubernur Banten Andra Soni mengakui fasilitas di Grand El Hajj masih terus disempurnakan. Namun, komitmen untuk menjadikannya sebagai kebanggaan masyarakat Banten tetap menjadi prioritas.
“Fasilitas ini mungkin belum maksimal, tapi insya Allah akan terus kami lengkapi agar manfaatnya semakin baik,” kata Andra.
Kemudahan layanan juga diperkuat dengan hadirnya fasilitas fast track keimigrasian. Melalui sistem ini, jemaah tak perlu lagi berlama-lama mengantre saat proses imigrasi di bandara tujuan.
“Jemaah akan difasilitasi fast track. Setibanya di Saudi Arabia bisa langsung diproses tanpa antre panjang,” jelas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Banten, Samsudin.
Jemaah Haji Banten Tahun 2026
Musim haji tahun 2026 ini, Jemaah haji asal Banten tahun ini sebanyak 9.192. Mereka terbagig dalam dalam 24 kelompok terbang (kloter).
Dari jumlah tersebut, 1.567 di antaranya merupakan warga Kota Tangerang. Sedangkan Kota Tangerang Selatan berjumlah 1.102 Jemaah.
Pelepasan jamaah haji Kloter 1 JKB berlangsung di Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang pada Selasa, 21 April 2026. Suasana terasa khidmat, dengan doa dan harapan dari keluarga yang ikut mengantar.
Sementara pelepasan Jemaah haji Kota Tangerang Selatan di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Rabu (22/4/2026) dini hari.


